Pak Harto, jape methe ! Maret 27, 2008
Posted by pitad in Uncategorized.add a comment
Pak Harto dengan segala kontroversinya adalah pemimpin yang pernah dimilki Indonesia, pemimpin yang menurut sebagian rakyatnya mempunyai banyak kesalahan namun sebagian lagi rakyatnya yang lain mengkagumi kharismanya. Harus diakui bahwa pada jaman kepemimpinan Pak Harto bangsa Indonesia pernah dimusuhi, dipuja, disegani bahkan ditakuti oleh bangsa lain.
Diluar kontek politik kepemimpinan Pak Harto, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mengenang jasa-jasa beliau, hal tersebut tampak pada acara 40 hari wafatnya mantan Presiden ke 2 RI itu yang baru lalu.
Bangga saya dengan Pak Harto karena kesederhanaannya, keramahannya dan ketegasannya, contoh keberhasilan orang kecil anak petani miskin yang gigih berjuang dan bekerja keras hingga menjadi orang besar bahkan Jenderal Besar.
Bangga saya dengan Pak Harto karena beliau orang Djokja sama dengan saya ! Jadi Pak Harto jape methe (cahe dewe) !
Lagi-lagi Ayat-ayat Cinta Maret 11, 2008
Posted by pitad in Uncategorized.add a comment
Masyarakat Indonesia hoby membaca adalah cita-cita Pemerintah dan mungkin harapan dari masyarakat itu sendiri. Buku karya anak bangsa laku keras di negeri sendiri bahkan kalau bisa dinegeri orang adalah suatu kebanggaan juga bagi kita (mungkin).
Fenomena larisnya novel Ayat-ayat Cinta karya Habiburraham El Shirazy bisa menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia mulai hoby membaca (mungkin) berarti cita-cita Pemerintah sedikit tercapai, buku karya anak bangsa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri adalah suatu hal yang baik juga.
Saya nggak perlu ngomentari novelnya karena setiap orang punya pendapat masing-masing namun catatan saya, novel ini adalah suatu karya yang sungguh bagus karena saya melihat dari sisi kerja keras sang penulis dalam menyusun kata-kata dan berimajinasi, contoh orang Indonesia yang tidak nglokro tapi selalu berfikir, itu saja.
Dengan dilayar lebarkannya novel tersebut ternyata ada baiknya dari sisi lain, yaitu cita-cita kebangkitan film Indonesia seperti yang kita harapkan (mungkin). Ada pro kontra disini dari kalangan pembaca, peminat film, sampai-sampai kalangan agama. Inilah masyarakat kita masih suka saling berdebat (kayak politikusnya), padahal semua itu kan kebutuhan masing-masing orang, yang suka novelnya ada, yang suka filmny ada, yang suka ilmunya ada, yang ngga suka juga ada.
Lebih baik kita berapresiasi sendiri kemudian kita terapkan didiri kita atau keluarga kita, mekaten tho mas ?
PT Imajinasi Februari 28, 2008
Posted by pitad in Uncategorized.add a comment
Pada tahun 1987 kami berimajinasi mendirikan sebuah perusahaan dengan tujuan setiap produk yang kami buat baik berupa tulisan, kerajinan tangan, karikatur, vignet dsb selalu kami buat hak cipta “PT Noek Renggoenoek Collection”. Pada tahun 1987 itu kami (saya dan 2 teman saya) yang masih duduk dibangku kelas 2 SMP setiap mengisi majalah dinding sekolah semua karya produk kami bertiga pasti tercantum PT Noek Renggoenoek Colection.
Noek Renggoenoek/Nuk Renggunuk adalah istilah jalannya seekor gajah, yaitu pelan-pelan penuh hati-hati tapi terus berjalan sampai tujuan dengan selamat, peribahasa lainnya adalah lambat asal selamat.
Yang mungkin agak istimewa atau mungkin gila ialah pada saat itu kami yang masih 13-an tahun pada jaman belum banyak komputer, belum rame hape paling baru pager kami sudah berimajinasi bak seorang direktur perusahaan. Saya sempat tersenyum bila mengingat ini semua. Dan mungkin dari kami bertiga cuma saya yang selalu mengingat ini, jeng Pidnap simah saya cuma bengong bila saya bercerita tentang ini (anak-anak senewen bukan seniman pikir dia).
Salah satu ujut kreatifitas anak djokja mungkin ya ? Terserah anda yang menilai.
Malioboro juga macet Februari 27, 2008
Posted by pitad in grenengan.add a comment
Saat meluncur dijalanan pukul 7 pagi, saat itu juga kita dihadapakan dengan kemacetan. Sudah banyak orang mengomentari tentang macetnya Djakarta, mungkin saya termasuk orang yang sudah merasakan bagaimana stresnya terhambat kemacetan baik itu jalan kaki, naik ojek, naik bajaj, naik mikrolet, naik bus kota, naik mobil, naik motor bahkan naik trans Jakarta.
Bila saya perhatikan dampak dari stres tersebut banyak orang yang membodohi dirinya sendiri (sekali-sekali saya juga) dengan cara melanggar peraturan yang sebenarnya mereka tau. Ada pengemudi yang dengan bangga masuk jalur bus way, ada trans Jakarta yang merasa jalur bus waynya nggak pernah putus (lampu lalin dan perempatan dihajar juga) dan banyak orang yang awalnya memethui peraturan pada akhirnya terpancing melenggar peraturan.
Tetap tertib adalah kunci utama, rasa malu pada diri sendiri, malu pada Tuhan, malu pada anak2 dan malu lain-lainnya. Tetapi kesabaran memang ada batasnya. Jangan lupa berdoa sebelum berangkat ! Semoga Djakarta jadi tidak macet. Tapi mas Malioboro juga sudah macet !
Turut berbahagia Februari 26, 2008
Posted by pitad in Uncategorized.1 comment so far
Turut berbahagia telah lahir pada hari ini bloger baru, semoga lekas gede dan jadi pinter !